Bukan Cuma Garam! 5 Makanan Harian Ini Diam-Diam Jadi pemicu Tekanan Darah Tinggi

Bukan Cuma Garam! 5 Makanan Harian Ini Diam-Diam Jadi pemicu Tekanan Darah Tinggi

Selama ini, ketika dokter menyarankan untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi (hipertensi), fokus utama kita tertuju pada garam atau makanan asin. Namun tahukah kamu bahwa mayoritas orang, tepatnya sekitar 75% asupan natrium hariannya justru berasal dari makanan olahan dan kemasan yang biasa kita anggap aman? Natrium sering bersembunyi sebagai pengawet atau penyedap memaksa jantung untuk bekerja lebih keras.

Jangan terkejut, karena 5 makanan ini adalah tersangka utama pemicu tekanan darah tinggi yang mungkin luput dari pengawasan kamu!

5 Makanan Harian Pemicu Hipertensi

Hipertensi adalah kondisi dimana kondisi tekanan darah yang terus-menerus tinggi, di atas 140/90 mmHg. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti stroke hingga penyakit jantung. Rekomendasi kesehatan global menyarankan batasan asupan natrium maksimal 2.000 miligram. Industri makanan biasanya menggunakan natrium dalam jumlah besar sebagai pengawet, pengembang, dan penyedap.

Di bawah ini adalah 5 makanan pemicu tekanan darah tinggi yang mungkin tidak kamu sadari

Roti Tawar Kemasan

Memang rasanya tidak asin, namun siapa sangka bahwa roti tawar kemasan adalah penyumbang natrium harian terbesar. Mereka menggunakan natrium sebagai pengawet dan juga sebagai pembantu ragi berkembang.

Beberapa lembar roti yang kamu makan sebagai sarapan dapat dengan cepat menyumbang ratusan miligram natrium. Jika kamu memakannya dengan topping asin, maka total natriumnya dapat melonjak drastis.

Saus Instan dan Bumbu Siap Pakai

Saus botolan, kecap, dan bumbu siap pakai lainnya mengandung natrium tersembunyi. Meskipun rasa manis dan asamnya mendominasi, namun produsen makanan menggunakan garam untuk meningkatkan cita rasa, dan tentunya sebagai pengawet. Misalnya, 2 sendok saus barbeque mengandung 300 miligram natrium.

Mengganti bumbu instan menjadi rempah-rempah alami adalah solusi terbaik.

Baca Juga  Jalan Braga Bandung, Nilai Pendidikan yang Tetap Hidup

Sup Kalengan, Mie Instan, dan Makanan Kaleng

Untuk mempertahankan kesegarannya, makanan yang produsen kemas di dalam kaleng sering kali membutuhkan cairan yang kaya akan natrium. Satu porsi sup instan atau kalengan seringkali sudah melampaui separuh batas aman natrium harian kamu. Meskipun mi instan sangat praktis, bumbu di dalamnya juga sarat dengan garam dan MSG yang harus diwaspadai jika kamu memiliki riwayat hipertensi.

Keju Olahan

Keju olahan, terutama jenis slice atau produk keju cepat leleh, mengandung natrium tinggi yang berfungsi sebagai pengemulsi (zat yang membuat teksturnya tetap menyatu). Bahkan keju yang rasanya tidak terlalu asin, seperti cottage cheese, juga bisa tinggi natrium.

Selalu cek label produk keju dan usahakan memilih keju alami (seperti fresh mozzarella) dengan kadar natrium yang lebih rendah.

Frozen Food

Makanan yang melewati proses pembekuan, seperti nugget, sosis, atau pizza beku, memerlukan natrium ekstra tinggi sebagai pengawet dan penstabil rasa agar makanan tidak hambar setelah dipanaskan.

Kemudahan makanan beku ini harus dibayar mahal dengan asupan natrium yang tinggi. Semakin tinggi tingkat pemrosesan suatu makanan, semakin besar kemungkinan kandungan natriumnya melonjak drastis.

Tips Membatasi Natrium Tersembunyi

Lalu, bagaimana cara membatasi jumlah natrium? ini dia 3 tips membatasi natrium dalam makanan harian kamu.

1. Selalu cek kolom label di setiap Produk.

Sangat penting untuk selalu cek label sodium (natrium) pada produk kemasan karena banyak makanan olahan mengandung garam tersembunyi yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi jika berlebihan. Jadi periksa bagian “Natrium” atau “Sodium” pada label nutrisi untuk membatasi asupan dan membuat pilihan yang lebih sehat. 

2. Bilas Makanan Kaleng

Jika kamu suka membeli makanan kaleng, seperti kacang-kacangan atau sayuran kaleng, bilaslah dengan air mengalir sebelum kamu masak. Ini akan mengurangi natrium hingga 40%.

Baca Juga  Suku Bajo, Manusia Laut Indonesia

3. Masak Sendiri

Kurangi konsumsi saus instan dan bumbu kemasan di dalam masakanmu. Lebih baik gunakan bumbu rempah alami untuk menambah rasa tanpa natrium.

Kesimpulan

Hipertensi dijuluki ‘pembunuh diam-diam’ karena seringkali tidak menimbulkan gejala nyata meskipun sudah merusak organ vital. Jadi, pertahanan terbaik adalah dengan membatasi asupan roti kemasan, saus dan bumbu instan, makanan kalengan, keju olahan, dan frozen food. Mulailah aktif berinvestasi pada kesehatan jantung dan kualitas hidup jangka panjang kamu.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *